Sanusi Minta Aset PD Pasar Jaya Jangan diswastakan

RMOL. Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta yang juga Ketua Komisi D Mohamad Sanusi mengatakan, PD Pasar Jaya diminta agar tidak lagi menyewakan asetnya (Gedung Pasar) pada swasta.

Pasalnya, jika hal itu terus dilakukan maka harga kios bisa jadi mahal dan berdampak langsung pada masyarakat ekonomi rendah.

“Aset pemda seperti Gedung PD Pasar Jaya jangan lagi diberikan pada swasta, ini bisa merugikan ekonomi rakyat kecil karena tidak mampu menyewa kios,” kata Sanusi pada awak media, Rabu (13/1).

Dijelaskan Sanusi, contoh kasus yakni Pasar Blok A Tanah Abang yang dikelola swasta yang memberlakukan sewa kios dengan harga mahal, akibatnya hanya masyarakat tertentu yang bisa menyewa kios sementara masyarakat pribumi tidak mampu menyewa kios.

“Bayangkan, Harga Kios Blok A Tanah Abang itu Rp 2 Milliar pertahun artinya Rp 200 juta perbulan, masyarakat seperti apa yang mampu menyewa kios seperti itu,” tegasnya.

“Padahal yang merintis pasar tanah abang adalah pedagang-pedagang kecil, sekarang giliran sudah rame PD Pasar Jaya justru kasih pihak swasta, kasihan dong rakyat kecil,” tambahnya.

Masih kata Politisi Gerindra ini, PD Pasar Jaya harus menghentikan kerjasama pengelolahan aset pada swasta dan harus mengelolah aset itu sendiri.

“PD Pasar Jaya harus mandiri dan mengelolah aset itu sendiri, kita sudah kasih dana PMP untuk merevitalisasi gedung-gedung pasar agar lebih moderen dan mampu bersaing dengan swasta,” ujarnya.

[prs]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *