Operasikan TransJakarta Tiongkok, Ahok Dinilai Tak Konsisten

Metrotvnews.com, Jakarta: Keputusan Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengoperasikan bus TransJakarta asal Tiongkok dari pengadaan 2013 menuai kontroversi. Ahok dinilai tidak konsisten atas kebijakan yang dikeluarkannya.

Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi mengatakan, pembelian bus TransJakarta itu bermasalah dan berujung ditahannya mantan Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Udar Pristono.

“Sebelum bus dioperasikan, Pak Ahok harus minta maaf. Dulu dia bilang bus asal Tiongkok cacat dan berkarat, tidak layak pakai. Ini namanya zalim,” kata Sanusi di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/12).

Menurut Sanusi, saat kasus itu mencuat, Ahok berkali-kali menegaskan tidak akan menggunakan bahkan membayar pemenang lelang bus tersebut.

“Sekarang jangan berdalih untuk meningkatkan pelayanan, maka bus pembelian 2013 itu dioperasikan,” ujar Sanusi.

Sebelumnya, Ahok mengatakan, bus-bus tahun 2013 itu boleh dioperasikan oleh operator baru selama menggunakan sistem rupiah per kilometer dan besaran tarifnya mengikuti ketentuan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Namun Ahok mewanti-wanti agar operator baru itu dapat bekerja dengan baik dan memastikan armada TransJakarta itu tidak mogok.

(FZN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *