Sanusi: Rusun Solusi Tepat Kota Jakarta

Sanusi: Rusun Solusi Tepat Kota Jakarta

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM - Bentuk rumah vertikal atau rumah susun ke-atas (Rusun) dinilai sebagai solusi paling tepat untuk ibu kota Jakarta, yang kini penduduknya sudah penuh sesak.

“Memang dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RT/RW) Perda No.1 tahun 2012 dan Perda No.1 tahun 2014, orientasi perumahan di Jakarta sudah harus berbentuk vertikal (ke atas),” ujar Ketua Komisi D, Muhammad Sanusi di Jakarta, Rabu (23/12/2015).

Ia menyatakan bahwa rumah vertikal seperti rumah susun sewa (rusunawa) harus memenuhi kebutuhan warga Jakarta.

Mengingat padatnya penduduk, politisi Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta itu mengingatkan bahwa Pemprov DKI memperbanyak jumlah rusunawa, juga memberikan kompensasi menguntungkan warga ibukota yang direlokasi.

“Jangan cuma main gusur, terus dipindah ke rusun saja. Pemerintah harus memberikan kebijakan untuk mereka, misalnya dipermudah urus surat- suratnya, fasilitas sampai akses jalan” tambahnya.

Menurutnya jika pemerintah hanya siap memperbanyak ruusn dan relokasi, bukan tidak mungkin warga Jakarta akan kembali membangun pemukiman liar.

Karena itu lanjutnya, kondisi dan letak rusunawa serta kemudahan transportasi dan pekerjaan harus jadi fokus Pemprov DKI.

Kalau tidak, akan terus terjadi kasus rusunawa yang dipindahtangankan oleh para pemiliknya kepada orang lain karena sulitnya akses jalan, serta fasilitasnya.

Sanusi juga tak memungkiri jika pemukiman warga Jakarta adalah PR besar yang masih belum bisa diselesaikan oleh pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahajapurnama alias Ahok.

“Pemukiman liar akan selalu jadi permasalahan ibukota, terlebih Jakarta yang dinilai sebagai kota ” rakus”, semua pusatnya di Jakarta. Jadi memang butuh kebijakan yang menarik perhatian dan kemauan warga untuk tinggal di rusunawa” ujar Sanusi.

Tercatat pada sensus tahun 2014, prosentase indeks kebahagiaan warga DKI Jakarta itu hanya sekitar 69,21 %.

Angka tersebut membawa Jakarta pada ranking ke- 14 dari seluruh provinsi di Indonesia, sedangkan peringkat 1 dan 2 diduduki oleh Riau dan Maluku.

Perumahan dalam indikator kebahagiaan warga Jakarta sebesar 69,66 %, artinya masih ada separuh dari total warga Jakarta yang merasakan belum bahagia terkait rumah tinggal. (yul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *